Senin, 29 September 2014

Facebook: Menunggu . . .

Dia selalu aktif dalam akun facebooknya, selalu saja membuka obrolan berharap nama orang yang ditunggunya ada disana. Namun harapannya tidak akan nyata. Dia terus menunggu, bagaimana mungkin bisa? Dia menyembunyikan fakta bahwa yang ditunggunya telah tiada. Dia sering kali terpaku menatap awan. Mengatakan hal biasa yang sering dia katakan dalam suara lirih, kali ini dia mengatakannya lagi. "Jadilah awan ketika nanti kau menghilang, agar lainnya bisa melihat kehadiranmu."
gumamnya sangat lirih, sungguh lirih dan terus saja menatap awan.
"Namun ketika benar terwujud, tidak ada yang mampu merelakan keadaanmu. Seindahnya awan, kau tak semudah itu tergantikan."
lanjutnya kembali lalu tersenyum tipis, mencoba menerima apa yang terjadi.
"Kau harus bahagia, janji padaku kau akan bahagia."
tutupnya lalu dia menunduk sejenak, kemudian berjalan pergi. Dia harus belajar lagi setelah ini, bagaimana hidup baik tanpanya yang telah tiada.

By: G'Jdu
"Sepenggal kisah Nyata"

Tidak ada komentar:

Posting Komentar