Bila dibayangkan bisakah bersama dengan orang yang disayangi, lalu bisakah menerima bila nyatanya kau hanya seorang diri? Namun kau dan aku yang adalah kita bukanlah musik yang mengalun dengan indah yang tanpa terasa akan cepat habis waktu berputarnya. Namun kita seperti bintang, yang tak pernah lelah bersinar meski bumi terus berputar. Kita terus bersama, karena kita adalah sahabat.
Dan . . .
Sahabat adalah kata bagaimana aku menceritakan tentangmu, sahabat adalah ketika aku menyebut namamu disebaris bait do'aku, sahabat adalah apa yang aku ingat ketika bersamamu. Aku meminta agar aku terlahir untuk menemanimu. Aku akan meminta maaf bahkan bila aku tidak salah, semua karena aku takut kehilanganmu.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar